CerCur: Kisah Rahwana Dan Negeri Alengka -Episode3-

Rahwana & Hanoman by wayang.wordpress.comCerita sebelumnya di ‘Kisah Rahwana dan Negeri Alengka’:
Kita tinggalkan kericuhan yang terjadi di Istana Kahyangan dan kembali ke TKP, yaitu peperangan antara pasukan Rahwana dan prajurit Negeri Alengka.

Tak pernah terpikirkan jikalau negeri Alengka yang begitu indah akan menjadi medan perang yang menumpahkan banyak kotoran. Satu-persatu para prajurit dari kedua belah pihak saling berguguran karena kebauan. Gerbang istana hancur, rumah-rumah penduduk roboh, taman bermain porak-poranda, konser grup band GIGI pun terpaksa dibatalkan.

Baca entri selengkapnya »

CerCur: Kisah Rahwana Dan Negeri Alengka -Episode2-

Rahwana Pensiun by wayang.wordpress.com

Cerita sebelumnya di ‘Kisah Rahwana dan Negeri Alengka’:
Peperangan yang berlangsung berminggu-minggu antara prajurit Rahwana dan prajurit Alengka sangatlah dahsyat, ‘senjata’ yang mereka gunakan benar-benar mengguncang daratan bumi dan lautan. Bahkan aroma dari senjata yang mereka pakai tercium sampai ke Istana para Dewa di Kahyangan.

Pada waktu yang sama ditempat berbeda, yaitu di Instana para Dewa di Kahyangan. Dewa-dewa sedang melakukan tapa berjamaat yang rutin dilakukan pada saat akhir bulan. Tapa berjamaat itu dihadiri petinggi-petinggi Dewa, seperti Dewa Brahma, Dewa Shiwa, Dewa Wisnu, Dewa Yama, Dewa Ganesha, dan banyak dewa-dewa yang lainnya.

CerCur: Kisah Rahwana Dan Negeri Alengka -Episode1-

Rahwana by wayang.wordpress.com Orang selalu bilang klo aku ini makhluk yang sangat kejam, tapi mereka tidak tahu apa yang ada didalam hatiku yang sebenarnya.

Namaku Rahwana, aku lahir dari seorang ibu bernama Kaikesi, Puteri dari Sumali seorang raja dari kaum Detya.
Orang-orang selalu memandangku dengan sebelah mata, mereka melihatku bagaikan raksasa yang haus darah, pembunuh, penculik putri-putri cantik, dan yang lainnya. Mereka tidak tahu apa yang sebenarnya ada dalam hatiku.

Aku ini sebenarnya baik hati, tidak tega memukul yang lemah, dan suka mendengarkan lagu-lagu yang easy listening, seperti lagunya Kangen Band, The Bagindas, Zivillia, dan Duo Maya. Tapi karena Duo Maya sudah jarang tampil di Televisi, akhirnya aku pun beralih jadi fans The Sister, karena terkagum-kagum dengan kecantikan Shireen Sungkar saat berakting di sinetron ‘Cinta Fitri’.

Mungkin keadaan dan waktu yang kurang tepat saja yang membuatku dibenci oleh orang-orang, seperti kejadian pada saat itu.

Baca entri selengkapnya »

Si Adun: Mengantuk Di Kelas

Adun Ngantuk Seperti biasa, si Adun selalu saja berbuat onar di kelasnya yang membuat Ibu gurunya kesal.

Ditengah pelajaran, si Ibu guru bertanya pada si Adun

“Adun, kenapa kamu selalu memilih duduk di bangku belakang?” tanya seorang guru matematika yang terkenal galaknya.

Aku Mau Beli Waktu Papa

Ayah-Anak Agan-agan mungkin sudah sering membaca postingan ini sebelumnya, sayah cuman mencoba mengulas kembali pertanyaan anak kepada ayahnya “Boleh ga aku membeli waktu ayah 1 jam aja?”.

Andi adalah seorang Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, seperti biasa ia tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya Bagas, putra pertamanya yang baru duduk di kelas 1 SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.

"Kok, belum tidur?" sapa Papanya.
Biasanya Bagas memang sudah lelap ketika papanya pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Bagas menjawab,
”Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”

Baca entri selengkapnya »

Si Adun: Pembelajaran Emosi

Adun Belajar Dikelas Seperti hari-hari biasanya, Adun seorang anak biasa yang sama seperti anak-anak lainnya berangkat ke sekolah untuk belajar.

Ditengah pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu guru bertanya pada murid-muridnya.

“Icih, apa artinya emosi?” tanya si Ibu.

“Emosi artinya perasaan yang ada pada manusia, Bu” jawab Icih tegas dan jelas.

Baca entri selengkapnya »

Mbah Parno: Tukar Pasangan

Jin Pada masa mudanya, Mbah Parno dengan istrinya, Siti, pernah mendalami ilmu untuk memasuki alam gaib. Setelah memenuhi semua syarat dan bermeditasi, mereka berdua pun berhasil ke alam gaib dan bertemu dengan sepasang Jin pria dan Jin wanita yang tampan dan cantik. Mereka berempat ngobrol-ngobrol dan membandingkan gaya hidup di alam gaib dengan gaya hidup di alam manusia.

Mulai dari perbincangan, Apa di alam gaib ada pasar swalayan, telepon selular, dan sistem perekonomian kaum Jin hingga ujung-ujungnya Siti membahas kehidupan seks kaum jin.

Baca entri selengkapnya »