11 Mitos Tentang Kondom

Kondom Sebuah hubungan yang sehat adalah peduli untuk saling menjaga kesehatan satu sama lainnya, termasuk mencegah penularan penyakit seksual menular.

Meskipun saat ini terdapat berbagai macam jenis alat kontrasepsi, namun dokter lebih merekomendasikan kondom karena dapat juga mencegah kehamilan yang tak diinginkan dan penyakit menular seksual.

Sayangnya, banyak orang masih menghindari menggunakan kondom karena termakan mitos dan akhirnya mengabaikan fakta. Mari kita pecahkan mitos itu.

– Membeli kondom adalah hal yang Memalukan
Jika Anda berpikir mengenai hal itu, bagaimanapun juga Anda hanya konsumen bagi penjual kondom. Jika mengatakan kepada penjual kondom “Tolong, saya mau beli kondom,” memalukan, Anda dapat membeli kondom di toko swalayan.

– Salah satu pasangan dapat terinveksi atau hamil meski menggunakan kondom
Menggunakan kondom dengan tepat setidaknya dapat memininimalisir risiko kehamilan atau penyakit menular seksual.

– Kondom seharusnya dibeli oleh pria
Logikanya, “siapa yang menggunakan, dia yang membeli” namun lebih dari 35 persen konsumen kondom adalah wanita.

– Kondom menyebabkan tidak sensitif
Kondom dibuat dengan tipis, elastis dan tahan lama, yang pada kenyataannya tidak menghilangkan sensitivitas secara keseluruhan. Lebih dari itu, adanya kondom yang mengandung pelumas direkomendasikan bagi yang mengalami masalah untuk mencapai orgasme.

– Menggunakan kondom menyakitkan
Hampir semua kondom mempunyai silikon atau pelumas dari air, mengurangi rasa sakit selama digunakan. Jika pada saat berhubungan merasakan sakit, Anda harus konsultasi ke dokter untuk mengecek apakah Anda punya masalah kesehatan seksual, sebagai ganti untuk mengurangi rasa sakit pada kondom.

– Seks tanpa kondom lebih sehat karena hormon tetap tersalurkan
Statement ini ada benarnya, namun untuk kehamilan yang tak diinginkan, aborsi, atau penyakit menular seksual lebih sehat.

– Pasangan yang sudah menikah dapat berhubungan tanpa kondom
Salah satu pasangan dapat terinfeksi tidak hanyak dari pasangannya, namun juga dari transportasi publik, tempat senam dan lain-lain. Pada saat yang lama, virus herpes dapat tiba-tiba muncul, hadir secara pasif pada setiap orgasme.

– Terdapat dua ukuran kondom: kecil (asia) dan besar (barat)
Kondom dapat dibagi dalam 3 ukuran grup tergantung lebarnya yaitu 48-50 mm, 51-53 mm dan 54-56 mm. Untuk panjang 19-20 cm (Indian 18 cm).

– Ada rasa canggung untuk mengatakan ke pasangan untuk menggunakan kondom
Banyak orang berpikir, jika dia meminta pasangannya untuk menggunakan kondom, dia akan melukai perasaan pasangan. Realitanya ini seperti permintaan tambahan bagi kesehatan si Dia. Anda tidak melukai perasaan dengan permintaan ini. Selain itu proses memakai kondom bisa menjadi permainan tambahan dalam hubungan seks.

– Lebih baik menggunakan kondom dengan cream, pelumas dan jelly
Jangan!!!
Terlepas dari kenyataan bahwa perbedaan gel, cream dapat menyebabkan rasa gatal, terbakar atau alergi. Mereka dapat menimbulkan efek merusak karet atau pelumas kondom.

– Kondom dapat merusakan spontanitas seks
Jika Anda dan pasangan setuju menggunakan kondom, kondom tidak akan mengganggu Anda.

Ingatlah, penggunaan kondom secara tepat dapat menghindari Anda dari penyakit menular seksual. So please, sayangi, hargai pasangan dan tetap sehat.

<Muhammad Firman, Nur Farida Ahniar – 3 Januarivivanews.com>

17 Tanggapan to “11 Mitos Tentang Kondom”

  1. budisan68 Says:

    risi, malu waktu mau beli, seminggu beli 2 kali misalnya…wah orang ini kok suka sekali kondom ya, apa disayur

  2. Pai Says:

    katanya kondom itu ada yang rasa pisang atau rasa buah2n yang lain ya sob??? klw blh tau, buat apa juga ya pake rasa?? hehe.. blm ngerti tentang yang ginian nih. maklum lah masih 15 taun. hehe..

  3. de Go Blog Says:

    Kondom seharusnya dibeli oleh pria

    ***
    wah, kalau kondom wanita ya mesti wanita donk ya beli. hehehe….

    kan ada kondom khusus wanita…
    walaupun ribet katanya pakenya🙂

    ya sudah prianya saja yang pake. ckckckkc

    ***

    dulu saya pernah beli, tidak sendiri berdua, itu kami berikan sebagai kado ulang tahun teman kami yang ketujuh belas tahun….

    pesannya : “buat takut-takut loe mepet gituuu….”

    hahahahhahhwhwaa, masa eS EM a memang konyoll

  4. tomi Says:

    mengapa banyak yg beli kondom adalah wanita???
    karena wanita nya mgkn mau ‘jualan’ dulu, jadi persiapan agar g hamil hehehe..

  5. jackmcneil Says:

    Hahaha, emang susah kalo udah masalah kondom. Orang-orang denger namanya aja udah ketawa geli campur malu. btw main-main ya ke blog ane http://www.miracleareas.blogspot.com

  6. yoga Says:

    klo bicara mengenai beginian byk yg penasaran, tp klo mslh yg lain ogah ah mls…..
    dsr tmn2..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: