Dilarang Gaduh Saat Bercinta

Jangan Berisik VIVAnews – Rumah adalah wilayah pribadi sang penghuni. Tak ada yang bisa mencampuri aktivitas penghuni rumah. Namun, menjadi lain jika aktivitas yang terjadi di dalam rumah itu mengganggu kehidupan orang lain di sekitarnya.

Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Steve dan Caroline Cartwright (bukan saudaranya VJ Rianti yah). Keduanya harus berurusan dengan hukum gara-gara berbuat gaduh saat melakukan hubungan seksual. Demikian dikutip dari laman Genius Beauty, Desember 2009.

Dalam rekaman yang diperdengarkan di pengadilan, desahan yang tercipta saat mereka bercinta sangat gaduh. Desahan itu sangat mengganggu. Para tetangga mengaku sulit tidur karena suara yang terdengar seolah sedang terjadi pembunuhan dalam kamar mereka.

Tak hanya tetangga yang melontarkan protes. Sejumlah warga yang melintas dan pengantar surat juga terganggu dengan desahan pasangan berusia 48 tahun itu.

Atas sejumlah aduan masyarakat, keduanya mendapat surat peringatan untuk melemahkan desahan saat bercinta. Mereka dilarang berteriak, dan mengeluarkan suara mengganggu saat berhubungan intim.

Steve dan Caroline pun melayangkan surat protes dan pembelaan atas keputusan itu atas dasar hak asasi manusia. Apa yang merka lakukan adalah sesuatu yang natural dan tidak memiliki tendensi untuk mengganggu kehidupan orang lain. “Saya tak bisa menghentikan kegaduhan itu saat bercinta, saya tak dapat menahannya, tapi pengadilan tak mau tahu,” kata Caroline.

Susan Block, terapis seks Amerika Serikat dan pendiri Institute for the Erotic Arts & Sciences, mengatakan, mengekspresikan kenikmatan seks dengan desahan atau erangan sangat disarankan. Sebab, hal itu akan mengantarkan pasangan ke puncak sensasi.

Nah menurut agan-agan gimana nih, mendingan mendesah sampe berteriak-teriak atau lempeng-lempeng aja gak ada suara?:mrgreen:

<sumber: Pipiet Tri Noorastuti24 Desembervivanews.com>

32 Tanggapan to “Dilarang Gaduh Saat Bercinta”

  1. and1k Says:

    wah jadi bingung juga ya mau ngomentari apa soalnya bukan ahlinya

  2. bocipalz Says:

    mendesah2 aja dech..
    gak pake tereak2…

  3. alfarolamablawa Says:

    hahaha…
    waduh, bercinta saja belum…hehehe

  4. the riza de kasela Says:

    kalo terdengar itu ganggu orang lain bung
    Jadi pengen
    Hihihi

  5. Fiya Says:

    Hehehe,
    Numpang Lewat ajah ah, Ji..😉

    PAGiii

  6. JakaPrasetya Says:

    Hihihi, pagi2 udah desah2an nih agan fauzi. Ane kagak ikut2an dah😛

    Met pagi aja

  7. peri01 Says:

    waduh salam kenal ajah dech lom cukup umur untuk komentar hehehe🙂

  8. udienroy Says:

    yang ngelarang gaduh siapa yo?

  9. bee Says:

    di lakban ajah…

  10. Mamah Aline Says:

    berantem gaduh juga gangguin tetangga, apalagi ini soal pribadi… gak kebayang deh

  11. omiyan Says:

    hehehehe kayak tinju aje ye hehehe

  12. yangputri Says:

    bentar *ngebayangin dolo*

    wkakakakakakakak itu desahannya pake towa kali jadi bikin gaduh….

  13. Ruang Hati Says:

    Keluar suaranya khan spontanitas, ndak bisa direm, ditahan kalo gitu yang diblokir suaranya aja biar ndak sampek keluar.Berarti rumahnya dikasih peredam suara seperti studio, mau mendesah, mengerang, menjerit ato teriak silakan aja.

  14. udienroy Says:

    Mampir lagi di malam hari mas. Seperti biasa BW BW buat silaturahmi sama para sahabat yang pandai2 biar diriku ketularan ilmunya hehe malam ini hujannya bertahan jadi salam dingin2 hangat panas

  15. Harry Says:

    “Para tetangga mengaku sulit tidur karena suara yang terdengar seolah sedang terjadi pembunuhan dalam kamar mereka.”
    parah amat…!! awkakwkakw……itu maen apa konser ? huahaahah….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: