Otak Mampu Merasakan Sakit Orang Lain

Otak Manusia KOMPAS.com – Pernahkah Anda merasa seolah-olah merasakan sakit yang sedang dirasakan orang lain? Perasaan Anda mungkin benar. Sebuah studi yang menggunakan pencitraan otak menunjukkan, sebagian orang memiliki kemampuan merasakan sakit yang diderita orang lain.

Dengan menggunakan teknik pencitraan otak MRI (magnetic resonance imaging), peneliti dari Inggris menemukan bukti bahwa orang yang mengatakan mereka seolah mengalami rasa sakit orang lain pada kenyataannya memang demikian.

Dari pemeriksaan MRI diketahui, aktivitas otak di bagian yang berfungsi merasakan sakit meningkat saat orang tersebut menyaksikan orang lain kesakitan atau terluka. Kemampuan merasakan sakit ini disebut juga dengan sakit fungsional.

“Orang yang mengalami rasa sakit fungsional mengalami perasaan sakit meski secara fisik ia tidak terluka atau kena penyakit,” kata Dr. Stuart Derbyshire dari University of Birmingham, salah satu peneliti dalam studi ini.

Untuk selanjutnya Derbyshire melakukan studi untuk mengetahui apakah orang yang mampu merasakan sakit fungsional juga memiliki respon sama bila ia melihat foto orang terluka.

Dalam risetnya ia meminta 108 relawan untuk mengamati beberapa foto situasi orang kesakitan, seperti atlet yang mengalami luka saat pertandingan atau orang yang sedang disuntik. Hampir sepertiga partisipan mengaku mereka tidak hanya mengalami reaksi emosi namun juga seolah merasakan sakit seperti yang tampak di gambar.

Berdasarkan hasil MRI diketahui adanya perubahan sirkulasi darah di otak dan area otak yang merespon sakit juga lebih aktif saat responden mengamati foto-foto situasi orang kesakitan. Selain itu diketahui juga bahwa aktivitas otak yang berfungsi dalam hal emosi tampak lebih aktif.

“Kami merasa hasil studi sudah menjadi bukti yang cukup bahwa sebagian orang memang merasakan reaksi fisik saat mengamati orang lain terluka atau kesakitan,” kata Derbyshire.

Salah satu organ manusia yang paling penting ini memang hebat gan🙂 walaupun penggunaan otak manusia hanya sekitar kurang dari 10% dari kemampuan optimalnya, tapi kita sudah bisa merasakan sakit orang lain.😛
Jagalah kesehatan otak kita agar kinerjanya tetap baik gan.

<sumber: Selasa, 22 Desemberwww.kompas.com>

12 Tanggapan to “Otak Mampu Merasakan Sakit Orang Lain”

  1. bundadontworry Says:

    mungkin ini adalah bahasa lain dari istilah empati ya Fauzy.
    salam.

  2. demoffy Says:

    yupz.. terkadang Qlw seseorang yang dekat denganQ lagi sakit..
    Q juga bsa ngrasa’in sakit.. walopun secara fisik sehat..

  3. Fiya Says:

    Oh gt,
    Ya ya ya,
    PaNTes y, kdg kALw 0rang trdKt saia skit, berasa sAKit i2 ad d dri saia juga. Nice inf0, ji.
    Ayo sEMangat skripSi. Hehe.

  4. Hairullah Says:

    Emang gan.. Kalo kita melihat kehidupan orang yang terlantar.. Kita bakal ngerasain sakitnya juga.. Kaya gelandangan

  5. alisnaik Says:

    ah,
    otak saya terlalu hebat.
    terlalu sering berpikir.
    ada apa ini ???!!!
    ternyata seluruh dunia sedang sakit.
    otak saya ikut merasakannya😯

    terima kasih dan mohon maaf😮

  6. jayagila Says:

    weeeewww… keren yah otak kita…
    baru tau aing…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: