Mbah Parno: Tidak Puas

Mas Dukun by dziqker.deviantart.com Mbah Parno adalah orang pintar di Desa Susumaju yang disegani oleh seluruh warga desa, kesaktian dan kepintaran Mbah Parno bahkan sudah terkenal sampai ke ibukota.

Ceritapun dimulai.

Pada suatu hari seorang pria dengan ekspresi wajah yang kuyu, lusuh dengan peluh mendatangi rumah Mbah Parno.

“Mbah, saya mohon, tolonglah saya. Saya tidak sanggup lagi hidup seperti ini Mbah.” si Pria memulai pembicaraan dengan sedikit lesu.

“Kamu ada masalah apa Nak?” tanya Mbah Parno.

“Begini Mbah. Umur saya sudah 35 tahun, dan saya masih saja tidak beruntung dalam hal percintaan. Tidak peduli bagaimanapun saya melakukan pendekatan, pasti setiap wanita menolak saya.” Jelas si Pria pada Mbah Parno.

“Oh, itu mah masalah gampang. Ini Mbah beri jimat, tapi yang terpenting kamu harus punya percaya diri.” Ujar si Mbah.

Si Mbah pun menjelasakan cara penggunaan jimat tersebut.
“Setiap pagi kamu harus menggenggam jimat itu dengan tangan kanan, kemudian berkaca dan menatap dirimu sendiri. Katakan pada dirimu sendiri dengan penuh keyakinan bahwa kamu adalah orang baik, tampan, menarik, dan gampang bergaul. Dalam waktu satu minggu kamu akan menjadi rebutan semua wanita.”

Si Pria tampak bersemangat dan mulai beranjak dari tempat duduknya bersiap meninggalkan kediaman Mbah Parno, belum sempat si Pria melewati pintu rumah si Mbah, Mbah Parno pun memanggil si Pria dan berkata “Jangan lupa bayar!”

Setelah selesai membayar uang konsultasi pada Mbah Parno, si Pria pun pulang dengan hati gembira sambil menggenggam jimat pemberian Mbah Parno.

Hari berganti hari, minggu pun berganti. Tiga minggu kemudian si Pria kembali mengunjungi si Mbah masih dengan wajah kuyu, lusuh dan peluh yang membasahi bajunya.

“Kenapa lagi? Apa anjuran yang Mbah berikan tidak manjur?” Tanya Mbah Parno heran.

“Oh, saran Mbah manjur. Selama 2 minggu terakhir ini adalah saat yang paling membahagiakan dalam hidup saya. Setiap saat saya selalu ditemani banyak wanita cantik dan seksi.” Ujar si Pria.

“Lalu kamu masih tidak puas dengan situasi sekarang?” Tanya Mbah Parno dengan nada bicara sedikit tegas.

“Maaf Mbah, bukan begitu maksud saya, saya puas sekali kok,” jawab si Pria.

“Lalu apa?” Mbah Parno menyela.

“Yang tidak puas adalah istri saya.”

<http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2896791>

16 Tanggapan to “Mbah Parno: Tidak Puas”

  1. bee Says:

    suruh aja tuh si mbah temenin bininya…xixixi

  2. JakaPrasetya Says:

    Cekakaka, pantes aja, dasar lelaki😀

    Salam

    • fauzikun Says:

      iya gan, priah emang gak pernah puas klo cuman dapet satu wanitah
      pengennya lebih mulu, hehe🙂
      makanya sayah suka wanitah daripada priah, hahaha😀
      ________________
      salam juga gan, makasih dah mampir

  3. abeecdick Says:

    Linknya udah di add gan.🙂

  4. Blog CasCus Says:

    wkwkwkwk istri sendiri tidak puas..

    • fauzikun Says:

      iya tuh gan, tapi bukannya mending tidak puas yah?, jadi makenya itu-itu terus ampe puas, engga ganti.
      klo keburu puas duluan, entar malah bosen,trus nyari yang laen hehe😀

      (bener gk sih sayah ngereplynya??? kidding)

  5. 1121 Says:

    wekekeke…. ikut ketawa aja. susah berkomentar

  6. and1k Says:

    hehehehe dasar lelaki.

    salam kenal

  7. Rizal Says:

    kunjungan malam sobat ..
    postingannya inspiratif dan lucu …

    sukses selalu ..
    penukaran link sdh diterima ..😀

  8. the riza de kasela Says:

    hahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: